Senin, 24 Juli 2017

Semana-mana Santa, Prosesi Sakral dari Lantaruka(2-Habis)

Saat Lilin Penuhi Jalan

Hasil gambar untuk SAAT LILIN PENUHI JALAN
RATAPAN HAMBA: Lakademu membopong Tuan Ana mengelilingi Kota Larantuka. Harus melewati beberapa tahap seleksi untuk menjadi lakademu.
  
O vos omnes qui transitis, per viam attendite et videte, si est dolor sicut dolor meus?Wahai kamu sekalian yang melintasi jalan ini, adakah di antara kamu derita melebihi derita-Ku? Syair ratapan itu melantun dijalanan saat Larantuka bernuansa duka, 14 April.

Jumat, 21 Juli 2017

Sesama Santa, Prosesi Sakral dari Larantuka (1)

Hasil gambar untuk mengunjungi moyang: sebelum jumat agung
DEKAT DENGAN TUHAN: Suasana diarnida Tuan Ana yang merupakan pemberhentian terakhir dalam arak-arakan jumat Agung di Larantuka.

Sosok Cantik yang Abadi dalam Patung







Hasil gambar untuk mengunjungi moyang: sebelum jumat agung
PENUH HARU: Peziarah yang mengikuti arak-arakan jumat
Agung harus mengenakan baju hitam tanpa kedukaan.
Paskah di Larantuka dirayakan cukup istimewa. Kedekatan dengan Bunda Maria membuat kota ini begitu menghayati peringatan tersebut. Bahkan, acara ini menjadi event tahunan yang dibanjiri wisatawan.
Hasil gambar untuk mengunjungi moyang: sebelum jumat agung
MENGUNJUNGI MOYANG: Sebelum jumat Agung, Seluruh warga Larantuka datang kepemakaman untuk membersihkan kuburan dan mendoakan para leluhur.



Kamis, 20 Juli 2017

Sangiran, Situs Manusia Purba Warisan Dunia (2-Habis)

Hasil gambar untuk tetap jadi situs paling kaya
GAJAH PURBA: Museum Sangiran Klaster Ngebug punya ciri khas dengan temuan fosil gajah purba (stegodon).Fosil tersebut dipasang dalam museum, sedangkan di bagian depan museum dibangun patung stegodon berbelalai panjang.

Tetap Jadi Situs Paling Kaya

Trinil dan Ngandong boleh jadi yang pertama. Tapi, Sangiran tetaplah yang terkaya. Sampai hari ini, telah tercatat penemuan 40 ribu fragmen fosil. Mulai ikan laut, gajah purba, hingga manusia.
DALAM rentang usianya yang sudah cukup panjang, Sangiran memang menyimpan legenda-legenda yang berbau mistifikasi. Misalnya kisah Bandung Bandha Wangsa dalam buku Toto Marsono; Perintis Museum Manusia Purba Sangiran karya Suratmo.

Rabu, 19 Juli 2017

Omed-omodan Banjar Kaja, Sebuah Hiburan nan Sakral (2-Habis)

Berjuang untuk Warisan Dunia

Omde-omdean kini telah menjadi ikon Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Tradisi leluhur yang telah dijalani ratusan tahun oleh warga Banjar Kaja, Sesetan, tersebut saat ini sedang diusulkan sebagai salah satu warisan budaya dunia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco).

Sangiran, Situs Manusia Purba Warisan Dunia (1)

Balung Buta dan Penyambung Rantai Evolusi

Krikilan ,akhir tahun 1930.Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald datang bersama rombongan tim peneliti geologi dan pertambangan. warga sangiran yang takjub akan mobil beroda empat hanya menonton dipinggir jalanan batu. Maksud kedatangan Koenigswald cuma satu. "Ya, man, cari balung buta yang banyak," ujarnya kepada warga.